Unek-unek Disisi Saidi Fatah (@pecandusastra96)
![]() |
| Contoh tampilan hoax yang beredar di jagat dunia maya |
Menyikapi anjuran pemerintah, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan sebutan virus corona, untuk mengisolasi diri di rumah alias di rumah aja.
Pemerintah saat ini tengah menggalakan agar masyarakat indonesia tidak melakukan aktivitas diluar ruangan jika tidak dalam keadaan mendesak. Kecuali bagi mereka yang memang benar harus berkegiatan diluar rumah untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Namun bagi mereka yang dapat bekerja di dalam ruangan, untuk sementara waktu agar tetap di rumah melakukan aktivitas seperti biasanya.Tidak hanya itu, kegiatan belajar mengajar-pun dihentikan sementara waktu. Ada beberapa sekolah maupun instansi juga perguruan tinggi yang masih melakukan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) itu, yakni melalui sistem daring alias online dengan jaringan internet. Hal ini menjadi dua berita; baik dan buruk. Kabar baiknya, para pedagang pulsa/kuota internet alias yang punya konter bakalan di banjir pelanggan, percaya atau tidak hal itu pasti akan terjadi. Dan kabar buruk nya, baik orang tua, siswa/pelajar, maupun mahasiswa mau enggak mau harus merogoh kocek alias mengeluarkan uang pastinya untuk beli kuota agar kegiatan belajar mengajar sistem daring berjalan dengan baik dan lancar.
Hal demikian banyak dimanfaatkan oleh oknum. Banyak sekali situs-situs yang menyatakan akan memberikan kuota internet secara gratis, dari skala kecil bahkan hingga yang wah (skala sangat besar), bisa mencapai ratusan Gigabyte (GB). Dengan cara login ke situs yang diberikan, lalu mengikuti instruksi yang muncul pada layar telepon. Setelah itu, pengunjung akan diarahkan ke sebuah plat prom untuk share atau membagikan konten ke teman-temannya. Yang paling banyak ialah melalui pesan singkat; WhatsApp. Gampang kan?
Berbahaya enggak sih?
Bagi saya pribadi, cukup berbahaya. Sebab dengan kita ikut akses ke website tersebut, maka secara otomatis data kita masuk kedalam database mereka. Bisa saja data-data itu mereka guna secara tidak bertanggung jawab. Dan yang lebih berbahaya lagi, jika website tersebut memiliki virus. Hal ini sangat berbahaya bagi telepon milik kita, virus ini bisa merusak segala elemen telepon, juga bisa mengakses segala bentuk informasi yang masuk dalam telepon kita.
Kalau mau kuota ya beli, minta orang tua, kerja cari duit atau numpang Wi-Fi tetangga atau teman yang baik. Jangan lagi ya ikut menyebarkan hoax.
Lampung Tengah, April 2020

No comments
Post a Comment