Jawaban Duka Atas Doa
"Rindu kini telah usai bersama tenggelamnya senja di pelupuk netra. Namun doa tak pernah selesai hingga Al Jaami' mempersatukan dalam surga-Nya"
![]() |
"Sebab waktu tak bisa terulang, maka jamu ia dengan kasih sayang. Sebab sesal tak pernah datang awal" #TerimaKasihTuanPuan Rindang akan selalu riang 🥺🥺🥺 |
Pada Tuhan aku berdoa seraya menengadahkan tangan
Dalam doa tersampaikan, setelah pandemi usai rinduku turut selesai
"Ya Allah rindu. Adakah waktu untuk bertemu setelah pandemi berlalu?"
Pintaku kepada Tuhan dalam hati seraya menyeka air mata
Netraku masih malu untuk jujur, takut disangka lemah hanya sebab rindu sahaja
Lalu doa kututup dengan al fatihah
Tuhan terdiam sejenak lalu mengaminkan
Iaa beri jawaban setelah beberapa waktu doa terjeda tak lagi terdengar oleh-Nya
Rindu kini telah usai, bersama tenggelamnya senja di pelupuk netra
Namun doaku tak pernah selesai, hingga Al Jaami' mempersatukan dalam surga-Nya
Jarak kita semakin lekat
Antara kehidupan dan kematian Tuhan menyelesaikan
Cerita kini usai
Namun cinta dan kasih sayang tak akan pernah lekang dalam kenang
Way Kanan, 10-14 November 2020
------------------------------------------------------
Sajak cacat ini ditulis sejak 10 hingga 14 November 2020 oleh Pecandu Sastra Lampung. Ia bisa dihubungi melalui instagram dan twitter @itsme1disisi dan @pecandusastra96 serta YouTube Channel Sultan Diamond.

Leave a Comment