Meski Sekadar Menatap





Untuk sekadar menatapmu aku takut, apalagi jika bertegur sapa

Aku tak ingin hal sama terulang kembali, kau pergi tanpa permisi menyisakan luka di relung hati

Taat kala kutanya mengapa, selalu saja dalil tak jelas yang kuterima


Kau bungkam tanpa bicara, membuat diriku bertanya-tanya

Sebab apa kau tiba berubah tak lagi cinta

Senyum saja kau sudah enggan untuk menyuguhkan


Belum sepekan kau menetap, lalu kau pergi tanpa permisi

Setiap saat aku meminta agar kau mengklarifikasi

Selalu saja hal itu membuatmu naik tensi


Setiap perhatian aku berikan, kau enggan menerima

Namun di belakang kau bilang masih ingin bersama

Aku tak paham akan sandiwara yang kau mainkan

Benarkah kau cinta atau hanya pura-pura


Asshiddiqiyah Way Kanan, 19 Mei 2019

No comments

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();
Powered by Blogger.